Draft ! reposted (05/31/24)
Lari-lari bersama pelarian
Ah,ternyata luka ku masih sakit
Aku terjatuh lagi
Bandung,2024
Ngejalanin life after break up ternyata emang semenyakitkan itu. Berkali-kali mikir apa ya salah ku?kurang apa, ya?seburuk itu kah aku? pokoknya cape banget nyalahin diri sendiri buat hal-hal yang diluar kendali. Cerita sana sini yang malah bikin diri sendiri makin merasa tersakiti, padahal setelah dipikir-pikir bisa saja aku pun pernah jadi luka buat orang lain.
Kadang terlalu memaksakan diri untuk cepat-cepat bahagia,ingin menunjukan pada dunia kalau aku sudah bahagia lagi..toh hidup terus berjalan, kan?. Berkelana untuk pelarian,makan enak, bertemu orang-orang baru bahkan mencoba banyak hal baru
sebagai bentuk usaha untuk bahagia lagi. Nyatanya sesekali aku masih belum bisa sembuh dari hal-hal yang membuatku sakit,merasa tidak adil karena secepat itu kah aku tergantikan? Relapse yang hilang timbul bikin aku ngerasa gagal untuk bahagia.
Ternyata benar, duka itu gak ada masa kadaluarsanya. Hati kecil perlu dihargai, kalau ingin bersedih ya sedih saja tidak perlu terburu-buru untuk bahagia lagi. Semua sakit harus dihadapi, karena disanalah kita akan pulih sendirinya. Putus cinta bukan hanya sekedar putus hubungan, tapi banyak hal-hal yang harus disusun ulang lagi satu persatu. Terasa sangat sulit diawal karena aku kini sendirian,tidak ada lagi dukungan, sandaran,tempat berkeluh kesah atau teman untuk dimintai pendapat. Tapi lama-lama juga terbiasa, semua hanya tentang waktu dan tentang sembuh.
Mengendalikan semua sendiri ternyata tak seburuk itu,kadang memang berat rasanya karena banyak sekali ketakutan, kekhawatiran bahkan rasa sepi yang benar-benar mengganggu tapi lama-lama aku bisa karena aku semakin mahir dan pandai tentang apa yang ku mau dan ku rasakan.
Kadang rindu rasanya bertukar pesan hingga larut malam, bercerita tentang banyak hal, dan melakukan sesuatu yang dianggap menjijikan tapi tidak terasa seperti itu kalau dengan orang yang tepat. Sekarang aku sadar bahwa semua pantas untuk dapat yang lebih baik, entah aku atau dia. Namun bagiku, pulih tanpa melibatkan orang lain sebagai obat adalah jalan terbaik. Jatuh cinta memang menyenangkan tapi sendiri adalah waktu yang tepat untuk saat ini,kesendirian ini ku anggap sebagai ruang untuk berusaha jadi versi terbaik diri ku sendiri untuk bertemu entah siapapun dia yang akan datang kelak.
Rindu rasanya makan es krim berdua sambil bercerita,tapi makan es krim sendiri pun tidak merubah rasa dari es krim kan? Ah, banyak bicara. Makan es krim, yuk? Apa favoritmu?