✹ kamu attract versi yang menurut kamu pantas dapetin
kadang tanpa sadar kita nyalahin orang lain, “kenapa kamu giniin aku? kenapa yang datang ke aku orang orang dengan kualitas rendah? kenapa hidup aku miserable dan kenapa bahagia terasa susah banget?” padahal tanpa sadar kita attract orang yang sefrekuensi, seenergi sama kita. kita tertarik sama orang yang energinya mirip sama kita. jadi kalau kamu diperlakukan buruk balik lagi, kamu memperbolehkan itu terjadi. kamu kasih dia akses ke hidup kamu, kamu kasih dia kesempatan buat nyakitin kamu dan ngambil energi kamu.
jadi jawabannya, kamu harus upgrade diri.
ngaruhnya dimana? orang yang ga seenergi sama versi kamu yang lebih baik itu ga akan cocok sama kamu. mereka ga akan mendekat. dan kalaupun mendekat kamu sendiri ga akan tertarik. karena kamu tau value kamu. kamu tau seberapa susahnya jadi versi diri kamu yang sekarang, kenapa harus balik ke tempat yang dulu mati matian kamu tinggalkan? bukan berarti orang yang jahat sama kamu itu karena kamu kurang ya. tapi kalau kamu udah punya boundaries kamu bakal lebih aware sama tanda tandanya. lo tau kalau orang ini will do you wrong. dan kamu akan pergi. kamu ga akan nerima diperlakukan buruk. standar itu ada karena kamu bangun sendiri.
✹ jangan kasih treatment istri sebelum jadi istri, jangan terlalu effort
ini bukan soal pelit cinta tapi soal tau porsi. kadang kita terlalu eager buat prove kalau kita layak dicintai, jadi kita kasih semuanya di awal. perhatian full, effort full, bahkan sampai ngorbanin waktu dan energi kita sendiri. padahal orang yang tepat ga butuh itu buat stay. kalau dari awal kamu udah kasih semuanya kamu ga nyisain ruang buat dia effort balik. love is mutual, bukan satu arah.
✹ reaksi emosional adalah hadiah
setiap kali kamu overreact, marah atau sedih berlebihan ke hal yang ga jelas, itu sama aja kayak kamu ngasih dia kontrol atas diri kamu. orang yang salah atau yang niatnya ga baik bakal hidup dari reaksi kamu. jadi belajar untuk tenang, bukan berarti kamu ga peduli tapi kamu cukup dewasa buat milih mana yang layak dapet energi kamu. not everything deserves your reaction.
✹ set standar, itu bukan bentuk dari manipulasi kok!
punya standar itu sehat. kamu tau apa yang kamu mau dan apa yang kamu ga mau. itu bukan berarti kamu demanding atau controlling. yang manipulatif itu kalau kamu maksa orang berubah biar cocok sama kamu. beda. standar itu filter, bukan alat buat ngerubah orang. kalau dia ga sesuai ya berarti dia bukan untuk kamu.
✹ jangan pernah prioritaskan cowo kamu dibanding diri kamu
ini salah terbesar aku dulu. aku pikir cinta itu tentang ngalah, tentang naruh dia di atas segalanya. ternyata engga. orang yang tepat ga akan minta kamu ninggalin diri kamu sendiri. kalau kamu kehilangan diri kamu cuma buat mempertahankan seseorang itu bukan cinta, itu ketergantungan. kamu adalah rumah pertama buat diri kamu sendiri, jangan kamu tinggalin.
✹ jangan takut pergi
kadang kita stay bukan karena masih cinta tapi karena takut mulai lagi. takut sepi, takut ga ada yang gantiin. tapi coba jujur, lebih sepi mana? sendirian tapi tenang, atau sama orang tapi terus terusan disakitin? leaving is hard, tapi staying di tempat yang salah lebih nyakitin dalam jangka panjang. berani pergi itu bentuk self respect.
✹ jangan jatuh cinta pada potensi
ini jebakan paling halus. dia sebenarnya bisa berubah kok, dia punya potensi jadi lebih baik. no. kamu harus lihat dia apa adanya sekarang, bukan versi ideal di kepala kamu. kalau kamujatuh cinta sama potensi, kamu bakal nunggu sesuatu yang belum tentu terjadi. dan selama itu kamu bakal terus compromise hal-hal yang seharusnya ga perlu.
✹ jangan punya mindset “i can fix him”
kamu bukan tempat rehabilitasi. kamu partner. banyak dari kita ngerasa kalau kita cukup sabar dan cukup baik kita bisa nyelamatin seseorang. padahal perubahan itu harus datang dari diri dia sendiri. kalau dia ga mau berubah seberapa keras pun lo usaha hasilnya akan tetap sama, capek di kamu, stagnan di dia.
✹ tau value diri sendiri
ini inti dari semuanya. kalau kamu tau value kamu, kamu ga akan asal terima orang. kamu ga akan nego sama hal-hal penting buat diri sendiri. kamu ga akan stay di tempat yang bikin kamu kecil. self worth itu bukan sesuatu yang tiba-tiba ada tapi sesuatu yang kamu bangun dari pengalaman, dari kesadaran, dan dari keberanian buat milih diri kamu sendiri even when it’s hard.
and i think… this is the part where everything finally makes sense.
sekarang aku bener bener happy dengan diriku sendiri. bukan yang loud atau harus selalu keliatan bahagia, tapi tenang. i do what i want, i spend time with myself without feeling empty, without feeling like i need someone to complete it.
aku mulai benerin diri aku pelan pelan. dari cara aku mikir, cara aku ngerespon sesuatu, sampai hal hal kecil yang dulu aku anggap ga penting. and turns out, ketika aku fokus ke diri aku sendiri, banyak hal yang ikut kebenerin tanpa aku paksa.
aku cukup dengan diriku sendiri. dan itu bukan karena aku ga punya opsi lain, bukan karena ga ada yang datang. tapi karena sekarang aku memilih diriku sendiri.
aku ga lagi cari seseorang buat nutupin rasa kosong, karena sekarang aku udah ga kosong. kalau nanti ada yang datang, it’s a plus, bukan kebutuhan.
so this is me, not fully perfect, still learning, but finally… enough for myself.
